Bandung Tempo Doeloe

Talkshow
Bekerjasama dengan Kota Baru Parahyangan, Mahanagari bikin kegiatan
yang bertajuk Bandung Tempo Doeloe. Dibungkus suasana Imlek, jadilah
kita menyulap Bale Pare Kota Baru Parahyangan menjadi Bandung Tempo
Doeloe lengkap dengan toko-tokonya : Toko Buku Van Dorp, tempat makan
‘Maison Bogerijen’, fashion house ‘Keller Mode Magazijn’, dan lain-lain.

Selain
menampilkan toko-toko bergaya jaman dulu, kita juga menampilkan
kesenian Sunda bekerjasama dengan Komunitas Hong-nya Jae. Kita juga
bantu di acara dengan menampilkan Klinik Kerontjong, yang bikin seorang
ibu tua tidak mau beranjak di kursinya dan manggut-manggut mengingat
masa lalu, dan Manik & Gege yang lucu abis itu.

Kita juga
memutar film. Walaupun ngakunya Bioscoop Majestic, Ben dan Adhi yang
jadi ticketing membuat pertunjukan film ‘Bandung Oud en Nieuw’ itu
mirip seperti misbar, hehe…

Beberapa hari yang lalu, tanggal
5-8 April di CiWalk, kita juga membuat acara yang mirip. Bekerjasama
ama Hong juga untuk permainan anak, Mahanagari sih fokus di talkshow
dan pemutaran film. Kita memutar tiga film, yang pertama adalah
film-nya Irfan Amalee Danau Bandung: A Journey to Forgotten Past, film
kompilasi Bandung Heritage mulai dari Bandung 1910 sampai dengan 1949,
dan film buatan komunitas Tatar Ukur tentang bangunan bersejarah di
Bandung. Talkshow kita dibantu ama Pak Budi dari KRCB, Amor dari
Bandung Trails, dan Adhi dari Bandung Heritage.

Leave a Reply